PRODUCTSABOUT ROMANONEWS & ARTICLES
Romano Logo
BUY NOW
Romano Logo

PT. Unza Vitalis
Bluegreen Office Tower Kav. 88
Jl. Lingkar Luar Barat Jakarta Barat
Special Capital Region of Jakarta, Jakarta Barat

PRODUCTSABOUT ROMANONEWS & ARTICLESBUY NOW
0800-1120-000|consumercare@wipro-unza.co.id
Copyright 2026, ROMANO, All Right Reserved.

Kenapa Aroma Parfum Bisa Terasa Berbeda Setelah Dipakai? Yuk, Kenali Kompleksitas Wewangian!

admin
Style21 Oktober 2026
Kenapa Aroma Parfum Bisa Terasa Berbeda Setelah Dipakai? Yuk, Kenali Kompleksitas Wewangian!

Bro, pernah nggak lo menyemprot parfum sebelum berangkat kerja, lalu merasa wanginya berbeda saat jam makan siang? Awalnya emang terasa segar, kemudian muncul nuansa yang lebih hangat, dan beberapa jam berikutnya wanginya terasa lebih lembut. Perubahan ini wajar, karena bahan wewangian menguap dengan kecepatan yang berbeda. Aroma parfum dirancang dari perpaduan bahan yang berkembang seiring waktu. Ada wangi yang langsung tercium ketika disemprotkan, sementara bahan lain baru terasa setelah beberapa saat. Itulah sebabnya, menilai parfum hanya dari semprotan pertama kadang belum memberi gambaran lengkap tentang wanginya.


Lapisan pertama dikenal sebagai top notes parfum. Dalam racikan yang seimbang, top notes parfum memberi pembuka yang terasa menarik tanpa harus terlalu tajam. Bagian ini memberikan kesan awal yang biasanya terasa segar dan ringan, misalnya dari aroma citrus atau buah-buahan. Wangi awalnya membantu membangun impresi pertama, tetapi umumnya lebih cepat memudar dibandingkan lapisan berikutnya. Karena itu, top notes parfum sebaiknya dinilai sebagai pembuka, bukan keseluruhan hasil wewangian.


Setelah itu, middle notes parfum mulai terasa lebih jelas. Bagian ini membantu menjaga alur wangi agar tidak terasa terputus setelah aroma awal memudar. Lapisan ini sering disebut sebagai jantung wewangian karena menjadi penghubung antara kesegaran awal dan aroma yang lebih dalam. Sentuhan floral, herbal, atau rempah dapat memberi nuansa yang berbeda sesuai racikan setiap parfum. Middle notes parfum turut menentukan apakah peralihan wanginya terasa lembut atau lebih tegas.


Berikutnya, ada base notes parfum memberi fondasi yang lebih hangat dan mendalam. Base notes parfum biasanya terasa lebih dekat ke kulit pada fase akhir pemakaian. Bahan seperti amber, musk, atau kayu-kayuan sering digunakan untuk membentuk kesan yang bertahan setelah aroma pembuka berkurang. Perpaduan ketiga lapisan ini membentuk karakter parfum secara keseluruhan, bukan hanya satu wangi yang berdiri sendiri. Base notes parfum ikut memberi kesan akhir yang khas saat aroma lain mulai memudar.


Meski begitu, hasil akhirnya tidak selalu sama pada setiap orang. Kondisi kulit, suhu udara, aktivitas, dan komposisi produk dapat memengaruhi bagaimana aroma berkembang. Karena itu, beri waktu sebelum memutuskan cocok atau tidak. Coba semprotkan pada kulit yang bersih, lalu cium kembali setelah beberapa waktu. Dengan cara ini, lo bisa mengenali perubahan wanginya secara lebih utuh dan memilih wewangian yang benar-benar nyaman dipakai.

 

Romano Zenith Eau de Parfum 

 

Romano Zenith_ Urban Amber Elegance.png


Buat lo yang selalu ingin tampil rapi dan percaya diri dari pagi sampai agenda setelah kantor, Romano Zenith Eau de Parfum layak masuk daftar pilihan. Varian ini hadir dalam ukuran 50 ml dengan opening bergamot dan nanas yang memberi kesan segar serta dinamis. Setelah kesan awal berangsur berubah, sentuhan amber, tonka bean, dan karamel menghadirkan nuansa hangat yang terasa kaya dan berkelas.


Perpaduan segar dan hangat tersebut cocok untuk pria modern yang menyukai wewangian dengan kesan tegas, tetapi tetap nyaman digunakan dalam berbagai kesempatan. Lo bisa memakainya sebelum berangkat kerja, saat bertemu klien, atau ketika punya rencana santai setelah jam kantor. Tentu saja, hasil dan ketahanan wanginya dapat berbeda pada tiap orang, tergantung kondisi kulit dan aktivitas yang lo lakukan. Saat mencoba produk ini, jangan buru-buru menilai dari semprotan pertama saja.


Perhatikan bagaimana wanginya berkembang setelah beberapa waktu, lalu tentukan apakah perpaduannya sesuai dengan selera dan rutinitas lo. Aroma parfum yang nyaman tidak harus selalu kuat, yang terpenting, wanginya terasa pas untuk diri lo dan situasi yang dihadapi. Jika lo menyukai kombinasi buah yang segar dengan sentuhan manis hangat, Romano Zenith bisa menjadi salah satu opsi untuk dicoba.
 

FAQ: Pertanyaan Seputar Aroma dan Karakter Parfum

1. Kenapa aroma parfum bisa berubah setelah dipakai? 

Perubahan ini terjadi karena setiap bahan aromatik memiliki tingkat penguapan yang berbeda. Aroma yang tercium saat pertama disemprotkan biasanya lebih cepat memudar, kemudian diikuti lapisan aroma lainnya. Selain itu kondisi kulit, suhu udara, dan aktivitas sehari-hari juga bisa memengaruhi perkembangan wanginya. 

 

2. Apa fungsi top notes parfum? 

Top notes parfum merupakan aroma pembuka yang langsung tercium setelah parfum disemprotkan. Biasanya, lapisan ini memberikan kesan segar, ringan, dan menarik pada awal pemakaian. Namun, wanginya cenderung lebih cepat memudar dibandingkan lapisan lainnya. 

 

3. Kapan middle notes parfum mulai tercium? 

Middle notes parfum mulai terasa ketika aroma pembuka berangsur berkurang. Lapisan ini menjadi penghubung antara kesegaran awal dan aroma yang lebih dalam. Karena itu, beri jeda beberapa saat agar lo bisa mengenali perkembangan wanginya. 

 

4. Mengapa base notes parfum penting? 

Base notes parfum membantu membentuk aroma yang bertahan setelah lapisan awal memudar. Nuansanya bisa terasa hangat, lembut, atau strong, tergantung bahan yang digunakan. Lapisan ini turut menciptakan kesan akhir yang membuat wewangian terasa lebih utuh. 

 

5. Bagaimana cara memilih karakter parfum yang cocok? 

Coba parfum pada kulit dan amati wanginya selama beberapa jam. Pilih aroma yang nyaman serta sesuai dengan aktivitas lo, baik saat bekerja maupun bersantai. Pertimbangkan juga suasana penggunaan agar parfum terasa pas untuk keseharian. 

 

6. Apa rekomendasi parfum yang cocok untuk pria yang aktif? 

Pria yang aktif bisa memilih parfum dengan perpaduan aroma segar dan hangat agar nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas. Salah satu pilihan yang bisa lo pertimbangkan adalah Romano Zenith Eau de Parfum. Opening bergamot dan nanas memberikan kesan segar serta dinamis, sementara sentuhan amber, tonka bean, dan karamel menghadirkan karakter hangat yang maskulin dan berkelas. 

 

Jadi Bro, parfum yang pas bukan cuma soal wangi saat pertama disemprot, tetapi juga bagaimana wanginya terasa ketika hari berjalan. Kalau lo penasaran dengan perpaduan bergamot, nanas, amber, tonka bean, dan karamel, cek aja Romano Zenith Eau de Parfum dan cari tahu apakah aromanya cocok dengan gaya lo. Kenali karakter parfum yang paling pas buat menemani keseharian lo dan jadikan itu jadi parfum andalan untuk hari yang lebih percaya diri!

SHARE ARTICLES

RELATED ARTICLES

Nggak Harus Barang Mahal, Ini yang Bikin Cowok Terlihat Well-Prepared
Style

Nggak Harus Barang Mahal, Ini yang Bikin Cowok Terlihat Well-Prepared

Kenapa Cowok Sekarang Lebih Pilih Badan Bagus daripada Hidup YOLO?
Grooming

Kenapa Cowok Sekarang Lebih Pilih Badan Bagus daripada Hidup YOLO?

Cowok Aktif Nggak Harus Ribet, Ini Grooming Essentials yang Wajib Ada di Tas
Grooming

Cowok Aktif Nggak Harus Ribet, Ini Grooming Essentials yang Wajib Ada di Tas